Monday, September 18, 2017

Dewi Lamsang, Wisata Berbasis Masyarakat


Satu lagi kawasan yang berpotensi menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Pangkep, Sulsel, namanya Desa Wisata “Dewi Lamsang”, terletak di Kelurahan Kalabbirang, Kec. Minasatene.
Potensi yang dimiliki oleh kawasan ini sangat luar biasa, ibaratnya seorang bidadari cantik yang masih tertidur pulas, tinggal menunggu sang bidadari bangun untuk memesona setiap mata. Demikianlah Dewi Lamsang kini, segala potensi yang ada di dalamnya akan membuat mata dunia terperangah akan buaian keindahannya.

Terletak di ujung selatan Kelurahan Kalabbirang, dalam wilayah administratif Kecamatan Minastae’ne, Kabupaten Pangkep. Di pinggir gugusan karst kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, di sanalah Sang Dewi Lamsang berada, menanti para penikmat keindahan alam untuk datang melihat pesonanya.



Pertemuan dengan Lurah Kalabbirang, Bapak Adnan Hary, malam itu banyak memberi informasi bagi saya tentang destinasi Dewi Lamsang. Sewaktu pertama kali menjabat sebagai Lurah di Kalabbirang pertengahan tahun 2016 lalu, Adnan Hary langsung memberi perhatian khusus bagi daerah ini untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Pangkep. Alasannya cukup sederhana, kawasan ini “sudah jadi”, tinggal dipoles, kata beliau.
Semua sudah disajikan oleh alam, barisan bukit karst, goa-goa batu, sungai, sawah dan mata air yang tak pernah kering di Ulu Urea serta keramahan warga akan menjadi daya tarik bagi para pelancong.

Dewi Lamsang sendiri bukanlah nama orang, DEWI LAMSANG adalah akronim dari DESA WISATA ALAM PATTALASSANG. Nah, Pattalassang inilah yang merupakan nama daerah di kawasan wisata ini.
Ada empat destinasi pokok yang ditawarkan di lokasi ini, selain pemandangan kawasan karst tentunya, yaitu Ulu urea Pajjennekang, Pattalassang Pabbarakkang, Leang Surukang dan Pattokonna Simbolenna. Atraksi wisata susur goa juga menjadi daya tarik di Dewi Lamsang. Leang Surukang adalah salah satu destinasi goa andalan, di Ulu Urea sendiri juga terdapat beberapa goa yang termasuk aman untuk dijelajahi oleh para pemula karena tingkat kesulitannya tidak terlalu tinggi.
Kemudian bagi pengunjung yang mau camping, di Ulu Urea ada camping ground dan gazebo yang bisa difungsikan untuk menginap, jangan khawatir soal air karena di sini ada mata air yang konon tidak pernah kering, di lokasi ini juga sudah dilengkapi beberapa sarana pendukung seperti kamar mandi, kantin dan gazebo, tapi untuk saat ini belum ada listrik yang masuk ke lokasi Ulu Urea, jadi Anda harus mengantisipasinya bila ingin menginap.



Ke depan, menurut informasi dari Bapak Adnan Hary, keasrian kawasan wisata ini akan tetap dipertahankan, mungkin hanya ada penambahan kolam renang dan wahana air bagi pengunjung. Beliau juga memberi bocoran bahwa nantinya pengunjung akan memarkir kendaraan di sekitar pintu gerbang (sekira 1 kilometer dari Ulu Urea), untuk masuk dan berkeliling di kawasan wisata Dewi Lamsang pengunjung akan mengendarai bendi (dokar) atau bersepeda, pengelola akan menyewakan sepeda. Sambil berkeliling naik bendi atau sepeda, pengunjung akan disuguhi atraksi wisata seperti pembuatan kuliner tradisional dan pembuatan cindera mata khas Dewi Lamsang yang juga bisa menjadi buah tangan pengunjung. Tentu tak ketinggalan untuk menyaksikan rutinitas warga di sawah atau di kebun.



Satu lagi yang menarik, demi mempertahankan keasrian dan konsep desa wisata, untuk memfasilitasi pengunjung yang ingin menginap, Adnan Hary akan menggandeng warga masyarakat di sekitar kawasan Dewi Lamsang untuk menjadikan rumah mereka sebagai Home Stay. Konsep home stay ini tentunya akan diselaraskan dengan konsep Desa Wisata. Warga yang rumahnya dijadikan home stay hanya menyiapkan 1-2 kamar untuk disewakan ke pengunjung, pastinya dengan standar tertentu tanpa mengurangi konsep home stay desa wisata.

Dengan konsep Desa Wisata tersebut, harapan utama dari Bapak Lurah serta seluruh warga Kalabbirang adalah mewujudkan desa wisata berbasis masyarakat, yaitu pelibatan langsung dan tidak langsung masyarakat dalam kegiatan pariwisata, sehingga dengan keberadaan kawasan wisata Dewi Lamsang ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.



Usaha Bapak Adnan Hary bersama seluruh jajaran pemerintah dan warga Kelurahan Kalabbirang serta dukungan dari pemerintah kabupaten Pangkep patut diapresiasi. Sedikit demi sedikit infrastruktur menuju ke lokasi sudah dibenahi, begitu pun sarana pendukung lainnya. Sekarang, sang Dewi menanti Anda untuk berkunjung, selamat datang di kawasan wisata DEWI LAMSANG.
[19/9/2017]

No comments: