Thursday, January 9, 2014

River Tubing Ala Celebes Canyon Di Sungai Ule Barru

Penasaran dengan sebuah foto yang diperlihatkan oleh seorang teman, akhirnya tanggal 10 Desember 2012 kami sepakat untuk mengadakan eksplorasi ke sebuah sungai eksotik di kabupaten Barru. Menempuh jarak sekitar 90 KM dari kota Makassar menyusuri jalan trans Sulawesi menuju utara, tepat di sebuah kota kecil bernama Pekkae kami berbelok ke kanan menuju arah ke kabupaten Soppeng.
Dari Pekkae perjalanan ditempuh kurang lebih sekitar 20 KM sampai akhirnya tiba di desa Libureng kecamatan Tanete Riaja kabupaten Barru. Setelah menitipkan kendaraan di kolong rumah seorang warga dan tak lupa meminta izin serta wejangan ke kepala dusun kami pun memulai penjelajahan di “Celebes Canyon” Sungai Ule Barru.

Di atas sebuah bukit, tampak hamparan sawah warga di tepi aliran sungai Ule, hanya menempuh perjalanan sekitar 2 KM sampailah kami di salah satu titik yang menurut kami sangat pas untuk mendirikan tenda. Lokasinya tepat di tepi sungai Ule yang agak tinggi sehingga sangat aman bila terjadi luapan air dari sungai. Hanya beberapa menit, 10 tenda sudah berdiri. Kami harus menyisihkan tenda yang “agak nyaman” untuk teman-teman perempuan sebelum kami yang laki-laki mengambil posisi yang enak untuk istirahat di dalam tenda. Tak lupa sebuah tenda dapur dari bentangan terpal kami buat untuk memusatkan kegiatan masak memasak.




Lelah setelah menempuh perjalanan jauh membuat perut kami tak bisa lagi diajak bersahabat, lapar!. Sebuah keuntungan mengikutsertakan beberapa perempuan dalam petualangan ini, mereka dengan sigap mengolah ransum yang kami bawa untuk dijadikan sajian makan malam kami. Hujan deras turun sebelum semua masakan kami jadi, beruntung karena sebelumnya teman-teman sudah menyiapkan tenda dapur, tapi bagaimana pun makan malam terpaksa tertunda karena harus kembali berbenah akibat hujan yang sangat deras. Sesekali saya mengingatkan teman-teman untuk melihat kondisi air, mengantisipasi luapan sungai Ule. Hujan dan dingin menambah nafsu makan kami meningkat hingga 20%..

Malam itu kami lalui dengan penuh kehangatan, melingkari api unggun sambil mereguk minuman penghangat tubuh, Sarabba. Menyeruput sarabba sambil bersenda gurau dalam suasana kekeluargaan, sungguh pengalaman yang sangat mahal bagi kami.










Pagi hari, setelah membuat menu sarapan yang “paling lezat” se-dunia kami pun bersiap melakukan penjelajahan di sungai Ule. Di awali dengan olah raga pagi dipimpin oleh saya sendiri, maklum karena kegiatan kami di air maka wajib melenturkan otot-otot sebelumnya untuk menghindari kram saat berenang. Moment berkumpulnya teman-teman pengurus Jalan-Jalan Seru Makassar di petualangan ini kami manfaatkan untuk mengukuhkan mereka, dengan sangat sederhana dan alakadarnya, tanpa kemewahan sama sekali, kami mengukuhkan kepengurusan Jalan-Jalan Seru Makassar periode 2012-2013.

Eksplorasi “Celebes Canyon” pun dimulai, sebenarnya tak jauh dari camp kami adalah air terjun sungai Ule, tapi dengan pertimbangan keamanan maka kami memutuskan untuk menyusuri sungai Ule dari hilir. Menyusuri pematang sawah, menikmati hawa pegunungan, mencium aroma lumpur sawah, semua kami nikmati di sini.














Setelah melintasi sebuah kebun warga, akhirnya kami tiba di sebuah riam kecil yang menjadi bagian dari sungai Ule. Melihat segarnya air sungai membuat teman-teman tak sabar untuk segera menceburkan diri. Satu persatu mereka pun terjun ke sungai. Kegiatan outdoor yang paling pas dilakukan di sungai Ule ini adalah River Tubing, menghanyutkan diri dengan menggunakan sebuah ban dalam mobil. Teman-teman sudah menyiapkan semua, ban dalam, helm, webbing dan alat-alat pendukung lainnya. Jadilah River Tubing ala anak-anak Jalan Jalan Seru Makassar..

Ditulis di Makassar, 12 Desember 2012

1 comment:

muhammad akbar said...

Terlihat sangat menarik, struktur dinding sungainya juga keren.
Sepertinya harus kesini untuk merasakan indahnya sungai ule.

Salam blogger
www.indonesianholic.com