Wednesday, November 6, 2013

Telaga Bidadari

Satu lagi destinasi yang tidak kalah menarik di kawasan Rammang-rammang, Telaga Bidadari.
Telaga Bidadari terletak di sebelah timur dusun Rammang-rammang mengikuti jalan berbatu atau bisa juga diakses lewat jalur sungai Salo Pute. Setelah melewati jalan berbatu, kita akan sampai di sebuah jembatan kayu yang menghubungkan dengan beberapa rumah warga. Dari jembatan kayu inilah kita bisa menyaksikan alur mudik wisatawan yang menyusuri Sungai Salo Pute dengan perahu. Dari jembatan kayu, selanjutnya kita melewati jalan setapak yang akan menghubungkan rumah-rumah warga yang terpisah oleh sawah, sungai dan tambak.


Hanya ada sekitar 20 rumah di kawasan ini, dibentengi oleh dinding tebing karst kokoh yang menjulang tinggi di sebelah utara, timur dan selatan, sementara di sebelah barat dikelilingi oleh sungai Salo Pute. Sawah dan tambak terhampar luas di sekitar rumah-rumah warga, sungguh kombinasi alam yang sempurna, tebing, sawah, tambak dan sungai. Inilah kampung Rammang-rammang. Suasana begitu sunyi, hening, dan tentunya sangat damai.

1
Menikmati Dusun Rammang-rammang

Setelah berjalan kaki melewati setapak, pematang sawah dan tambak sekitar 2 KM dari jembatan kayu dengan kondisi jalan yang masih landai, tibalah di sebuah sungai kecil yang lebih menyerupai rawa, ditumbuhi pohon-pohon nipah dan tanaman perdu. Ini adalah awal dari jalur "ekstrim" untuk sampai ke Telaga Bidadari. Dari sungai kecil ini jalur mulai menanjak, melewati celah batu dan kemudian trekking dengan kemiringan sampai 45 derajat. Sekitar 500 meter dari sungai kecil tadi kita sudah bisa menyaksikan sebuah plan sederhana bertuliskan “TAMAN BIDADARI”.

SONY DSC 
Tambak warga di kampung Rammang-rammang

SONY DSC 
Melewati sungai kecil berlumpur

Inilah kawasan Taman Bidadari, tak sepadan dengan namanya, di sekitarnya hanya ada batu cadas hitam tinggi menjulang, panas matahari yang langsung menyeruak karena kurangnya pepohonan, sangat gersang. Tapi setelah menuruni anak tangga batu sekitar 5 meter ke bawah, tampaklah sebuah kolam kecil di celah tebing batu. Kepenatan yang dirasakan tadi seolah langsung hilang, hanya melihat kolam ini saja perasaan sudah adem, bagaimana kalau menceburkan diri ke dalam airnya yang  sejuk? Wouw..

SONY DSC 
Juga melewati lorong-lorong batu

SONY DSC 
Menuruni tangga batu menuju ke Telaga Bidadari

SONY DSC 
Hanya plan sederhana ini penanda lokasi Telaga Bidadari

Asal muasal nama Telaga Bidadari tidak ada yang tau pasti. Tapi cerita yang beredar di masyarakat mengatakan kalau zaman dahulu nenek moyang mereka sering melihat salah satu ujung pelangi hilang di balik bukit-bukit karst tepat di sekitar telaga. Nah, kepercayaan mereka saat itu, pelangi adalah media bagi bidadari untuk turun mandi ke bumi. Kesimpulannya, bidadari-bidadari dari khayangan turun mandi di telaga kecil itu, disebutlah Telaga Bidadari.

SONY DSC 
Di celah tebing sempit inilah bersembunyi Telaga Bidadadari
 SONY DSC 
Telaga Bidadari

No comments: