Monday, June 8, 2009

art2tonic vs the WR, jeneponto 9 mei 2009

Sebuah event pagelaran musik dengan menghadirkan band asal kota Makassar dengan genre yang berbeda ar2tonic dan the WR, event yang bertajuk ”urban mild music art2tonic vs the wr” ternyata mampu menyedot animo masyarakat kabupaten Jeneponto untuk menyaksikan band idola mereka tampil live di stadion Turatea Jeneponto.
“event seperti ini sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat jeneponto yang nota bene rindu akan sajian hiburan” kata salah seorang warga di sekitar stadion Turatea jeneponto. Tidak berlebihan memang pendapat tadi, apalagi art2tonic yang sudah 2 kali tampil di jeneponto merupakan band yang sangat di nantikan lagi kehadirannya. Tidak kurang dari 3000 warga jeneponto tumpah ruah di stadion Turatea, ini sudah cukup membuktikan bahwa mereka sangat haus akan sebuah hiburan seperti event tersebut.
Sabtu 9 mei 2009, pukul 19.00 ketika pintu masuk telah di buka hanya tampak puluhan orang yang masuk ke stadion, tidak terjadi penumpukan penonton di pintu masuk, bahkan dengan bebas puluhan oarng tersebut melenggang memasuki stadion tempat pelaksanaan event. Sampai pukul 20.00 keadaan tidak berubah, hanya sebatas puluhan penonton, sehingga di dalam stadion turatea hanya di jejali sekitar tidak lebih dari 500an orang. Hal tersebut sempat membuat gelisah pihak pelaksanan maupun dari pihak sponsor, bahkan dari pihak sponsor sempat akan mengambil inisiatif untuk meng-gratiskan penonton yang akan masuk, sekedar info untuk masuk penonton hanya di wajibkan membeli satu bungkus rokok urban mild seharga 7000 rupiah.

Tepat pukul 20.15, pihak penyelenggara ILLUSION Entertainment berinisiatif untuk memulai pertunjukan dengan kondisi penonton yang masih sekitar 500an orang, di mulai dengan penampilan the WR di iringi letusan kembang api. Ratusan penonton pun mulai berdesakan memamsuki 2 pintu masuk yang disiapkan oleh panitia, dan dalam sekejap tidak kurang dari 3000 orang warga jeneponto memenuhi seluruh sudut stadion Turatea jeneponto.
The WR sukses menggeber 8 lagu baik dari mini album mereka ”exit permit” maupun dari lagu-lagu band-band yang sedang naik daun dengan aransement mereka, the WR malam itu tampil bersama gitarist dari LUP band Dudi yang semakin menghidupkan suasana. Sukses membuka pertunjukan ini the WR pun yang telah membawakan 8 lagu turun panggung untuk memberi kesempatan berikut kepada art2tonic. Suasana penonton yang sudah di hidupkan oleh the WR semakin panas setelah MC menyebut nama art2tonic, ribuan penonton pun semakin berdesakan maju ke bibir panggung.
Rock ’n roll tauwwa di pilih art2tonic sebagai lagu pembuka yang ternyata membuat hampir seluruh penonton bernyanyi, lagu berikutnya tidak di sia-siakan lagi oleh penonton untuk mengobati kerinduan mereka kepada band ini. Makassar bisa tonji di lagu kedua dari terakhir dan ewako PSM di lagu penutup adalah puncak dari dari kepuasana penonton sekaligus menutup seluruh rangkaian event ini, langit diatas stadion Turatea pun menjadi terang benderang oleh letusan puluhan kembang api.
Secara umum event ini terbilang sukses, namun satu yang membuat semua yang hadir bangga, bahwa event ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan terkendali, ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara pihak pengamanan dari polres jeneponto dan kodim 1425, panitia pelaksanan, sponsor dan terutama seluruh penonton yang sama-sama berkomitment untuk mensukseskan event ini. Di satu sisi, ini adalah prestasi terbesar warga jeneponto, yang kita tau selama ini daerah ini jarang ”terjamah” oleh event karena image yang negative, rusuh, rese, keras dan sebagainya. Dan ternyata ketakutan-ketakutan tersebut tidak terbukti pada event ini. Semoga ke depan, teman-teman EO dan sponsor tidak ragu lagi untuk membuat event serupa di jeneponto.

No comments: